Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Agustus 2017

Resensi Novel Pink Project karya Retni SB



Resensi Novel Pink Project karya Retni SBSinopsis

Puti Ranin berang sekali ketika Sangga Lazuardi menyerangnya di ruang publik, di koran. Sangga mengejeknya sebagai katak dalam tempurung yang mencoba berceloteh tentang dunia! karena berani memberi penilaian terhadap lukisan tanpa pengetahuan yang memadai.

Bah! Dia memang awam dalam soal seni, seni lukis khususnya, tapi apakah itu berarti dia tidak boleh mengapresiasi sebuah karya? Dan baginya, lukisan Pring menyentuh kalbunya. Sangga Lazuardi sangat pongah. 

Selasa, 03 Januari 2017

Resensi Novel Oh Achilles karya Tasaro



Novel-Oh-Achilles-karya-Tasaro

Sinopsis


Matanya rajawali, sosoknya misteri.
Datang, memesona, membikin sensasi dan kehebohan.

Cowok itu memulai hari pertamanya di SMA Gemilang dengan sebuah perkelahian. Menjadi gunjingan seisi sekolah dan membikin kejutan ketika dia terpilih menjadi pemeran utama drama kolosal akhir semester, Helen of Troy.

Ketika semua cowok SMA Gemilang melakukan apa saja agar terpilih menjadi Achilles, dia mendapatkan peran itu begitu saja.

Selasa, 27 Desember 2016

Resensi Novel Pricess Mayana




Sinopsis


Awalnya Mayana hanyalah seorang remaja biasa yang tinggal di Kinshasa, Kongo, Afrika. Namun, sejak mendapat hadiah liontin kristal hitam pada ulang tahunnya yang ke-15, hidup Mayana berubah.

Mayana dianugerahi kemampuan berkomunikasi dengan hewan. Dan dia baru menyadarinya saat berlibut di tempat Paman Memba, tak jauh dari Taman Nasional Saramba. Bagai dalam mimpi, Mayana bersahabat dengan Fletzu si macan tutul dan Cordy si gajah. Dia disegani kawanan hewan di hutan Afrika.

Jumat, 09 Desember 2016

Resensi Novel Himitsu



Novel-Himitsu-karya Achi-TM

Sinopsis

Dear my book! And semua orang yang diem-diem baca buku diary-ku. Pernah nggak sih, punya sohib kental yang memiliki tanggal lahir yang sama, hari lahir yang sama di tahun yang sama, dan juga rumah sakit yang sama?
Hihi … ini bukan kebetulan lho, tapi aku punya! Dulu dia tinggal di samping rumahku, kami berteman akrab. Setidaknya sampai naik ke kelas lima SD. Namanya Tya. Anaknya lucu, rame, nggak kayak aku yang pendiam. Setiap kami ulang tahun pasti selalu dirayain bareng-bareng. 

Jumat, 02 Desember 2016

Resensi Tiga Bianglala



Novel-tiga-bianglala

Sinopsis

Itut menjalani hari-hari di Kampung Bala, pinggiran kota Palembang. Ia tinggal berimpitan dalam rumah reyot tapi hangat bersama lima orang saudara dan kedua orangtua.

Dengan sifat iseng, jail, dan penuh akal, Itut yang berkulit hitam dan kumal mencoba menikmati masa kecil bersama Manna, sobatnya yang cantik dan manis.
Bermain cak engkleng, menyewa sepeda mencuri buah dari pohon tetangga, hingga berjualan es bungkus adalah kegiatan yang mengisi hari-hari mereka. 

Jumat, 04 November 2016

Resensi Terobsesi Padamu



Sinopsis

Ezra! Laki-laki yang sangat kupuja. Demi dia aku rela perawatan di salon yang mahalnya amit-amit. Ngutang pula. Meskipun teman-tema agak kurang setuju aku pacaran sama dia, aku nggak peduli. Aku sering membayangkan kisah cinta kami yang  berakhir bahagia. Tapi… ada yang salah sama Ezra. Dia tiba-tiba menghilang! Usut punya usut, Ezra ternyata mau nikah.

Hiks. Demi apa dia tega. Pokoknya aku mau balas dendam. Aku akan susun rencana biar dia sama calonnya ngerasain sakit hati yang aku rasain!

Jumat, 21 Oktober 2016

Resensi Three Women Looking for Love



Sinopsis

Kami bertiga dipersatukan takdir sebagai lajang terakhir di angkatan SMA. Berusia kepala tiga, kami senasib sepenanggungan. Kami saling berbagi, saling menguatkan, juga saling bersaing diam-diam.

Hanya karena “status”, hidup kami jadi sorotan banyak orang. Kami dipandang sebelah mata. Tapi bagi kami itu biasa. Digunjingkan, itu tak terlalu memusingkan. Masih juga ditambah harus melakukan banyak ritual yang tak masuk akal. Dari mencuri kembang melati di keris pengantin pria, sampai mandi kembang tengah malam. Kami rela melakukan apa saja, asalkan tidak harus makan beling seperti kuda lumping!