Hijab for Sisters

Anak Gemar Membaca Buku, Ini Keuntungannya

Anak gemar membaca buku

Setiap kali berkunjung ke pameran buku atau book sale event, Ada Resensi kerap menemukan kejadian seputar membaca buku yang bikin hati jadi nano-nano.

Melihat anak gemar membaca buku tuh rasanya terharu, hangat di hati, ingin tesenyum, dan gemessss. Gimana enggak. Di era banyak bocil kecanduan ponsel, ada anak yang begitu antusias ketika melihat buku cerita.

Salah satu momen yang bikin gemas adalah ketika Ada Resensi sedang di Toko Buku Togamas, Supratman, Bandung.

Seorang anak perempuan berusia sekitar 4-5 tahun masuk bersama ibunya. Sejak masuk toko, si bocah berisik banget. Ngoceeeh terus dengan volume keras.

Tapi lama-lama berisiknya kok menarik, ya. Untuk anak seusia dia, bicaranya sangat jelas dan teratur.

Dia mengambil satu buku yang menarik minatnya, lalu membaca keras-keras. Membacanya hanya sebentar, kemudian ia bilang buku sudah punya buku seperti itu. Bukan buku yang sama, tetapi isinya serupa.

“Wah, si Adek sudah pintar baca, ya,” Ada Resensi tak tahan juga untuk berkomentar.

“Iya, sudah bisa.” Ibunya tersenyum kikuk. Mungkin merasa tidak enak karena anaknya membuat keributan di dalam toko buku.

“Sudah sekolah?”

Playgroup.

Anak perempuan itu menoleh. “Aku suka baca buku,” ujarnya riang. Ia kemudian lari lagi untuk mencari buku yang lain.

Bisa Baca dan Suka Baca

Bisa membaca buku dan suka membaca buku adalah dua hal yang berbeda. Bisa belum tentu suka.

Kebanyakan kita berfokus pada cara supaya anak bisa membaca. Berbagai cara dilakukan agar anak bisa membaca. Tempat-tempat les yang menawarkan “bisa cepat membaca” pun laris.

Bangga rasanya kalau anak sudah lancar membaca pada usia balita. Selain bangga, ada rasa lega juga.

Sudah tahu lah ya, buku paket kelas 1 SD saja berisi teks panjang-panjang. Kalau tidak bisa baca, bagaimana bisa mengikuti pelajaran?

Namun, banyak yang lupa untuk menumbuhkan rasa suka membaca. Banyak pula yang abai menyediakan buku bacaan untuk anak-anaknya.

Konyolnya, malah ada orang tua yang marah karena anaknya membaca buku di luar buku pelajaran sekolah. Seolah-olah membaca buku ya harus membaca buku pelajaran, tidak boleh yang lain.

Aduh, sedihnya! Andai saja mereka tahu betapa besar manfaat membaca buku.

Keuntungan Jika Anak Gemar Membaca Buku

Manfaat anak gemar membaca buku.
Berbagai keuntungan dari kegemaran membaca buku.

Ketika anak sudah bisa membaca, selayaknya orang tua mendukung dan memfasilitasi kesenangan itu. Bahkan, kesenangan membaca itu bisa ditumbuhkan sejak anak masih bayi melalui kegiatan membaca buku secara nyaring.

Banyak jalan untuk mendukung kesenangan membaca itu. Misalnya dengan menyediakan buku-buku bacaan atau mengajaknya ke perpustakaan yang menyediakan buku anak-anak. Di perpustakaan, anak membaca buku sepuasnya secara gratis.

Apa saja manfaat gemar membaca? Nah, berikut ini berbagai keuntungan yang diperoleh jika anak gemar membaca buku:

1. Menambah kosa kata dan kemampuan berbahasa

Anak-anak yang senang membaca buku umumnya memiliki kosa kata yang lebih banyak daripada yang tidak membaca buku.

Mudah dipahami sih, karena buku kan berisi rangkaian kata dengan beragam variasinya.

Banyaknya kosa kata yang mereka miliki membuat kemampuan berbahasa mereka meningkat. Mereka pun lebih percaya diri untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Contohnya si adek kecil yang Ada Resensi ceritakan pada awal tulisan ini.

2. Mengasah empati

Buku anak-anak umumnya mengajarkan nilai-nilai kebaikan, seperti jujur, toleransi, suka menolong, dan menghormati orang lain.

Nilai-nilai kebaikan itu disampaikan dalam bentuk cerita. Kejadian yang dialami oleh tokoh-tokoh cerita juga akan menumbuhkan empati mereka.

3. Mengenal karakter orang

Buku bacaan akan memperkenalkan anak pada berbagai karakter manusia. Misalnya ada orang yang ramah, ada yang galak. Ada pendiam, ada yang periang.

Anak-anak akan belajar bahwa tidak semua manusia itu memiliki karakter yang hangat dan senang berbicara. Ada berbagai karakter manusia yang berbeda dengan dirinya.

4. Eksplorasi diri

Membaca buku juga membuat seorang anak tertarik untuk mengeksplorasi dirinya. Misalnya menjadi pemberani seperti tokoh favoritnya dalam cerita.

5. Mengembangkan imajinasi

Quotes membaca buku
Kekuatan imajinasi.

Membaca membuat area otak menjadi aktif dan kemampuan imajinasinya berkembang. Jangan sepelekan kekuatan imajinasi. Banyak lho orang yang sukses karena imajinasi mereka.

Bahkan, tak sedikit imajinasi para pengarang fiksi ilmiah yang menjadi cikal-bakal teknologi yang kita gunakan sekarang.

6. Memecahkan masalah

Kegemaran membaca membuat anak memiliki banyak informasi dari buku-buku yang dibacanya, sehingga mampu menganalisis dan berpikir kritis.

Kemampuan berpikir kritis ini sangat dibutuhkan dalam memecahkan masalah yang kelak dihadapinya
 

7. Lebih bahagia

Liputan6, mengutip dari The New York Post, menyebutkan bahwa penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa 91% anak-anak 5-12 tahun yang senang membaca ternyata lebih bahagia daripada anak-anak yang tidak suka membaca.

8. Perkembangan otak

Masa emas pertumbuhan dan perkembangan (golden age) anak ada pada 1000 hari pertama kehidupannya. Setelah itu, masih terus mengalami perkembangan hingga usia remaja.

Membaca bermacam-macam buku akan menstimulasi otak dan meningkatkan kemampuan mereka dalam berpikir.

9. Mengasah kreativitas

Selain buku yang memang jelas-jelas dilabeli sebagai buku kreatvitas, buku bacaan lainnya juga dapat mengasah kreativitas anak.

Misalnya, anak-anak yang jadi senang menggambar karena sering membaca komik atau cerita bergambar. Ada pula yang mencoba membuat aquaspace setelah membaca buku yang menampilkan gambar aquaspace.

Tak ada akuarium dan ikan sungguhan, mereka mewarnai dan menghias kardus bekas layaknya sebuah aquaspace.

10. Cita-cita

Banyak anak kecil bercita-cita menjadi guru atau dokter. Bukan karena itu memang cita-cita mereka, melainkan karena dua profesi itulah yang umumnya dekat dengan keseharian mereka.

Membaca buku akan membuka wawasan mereka tentang banyaknya profesi lain yang bisa dijadikan cita-cita masa depan. Misalnya menjadi arsitek, desainer grafis, programer, konsultan keuangan, novelis, dan peneliti.

Budayakan Gemar Membaca

Buku bacaan anak
Beragam buku bacaan anak.

Mantep ya, keuntungan yang didapat jika anak gemar membaca buku. Semua itu adalah keuntungan yang dampaknya terasa hingga anak dewasa.

Oh, jangan berkecil hati jika anak sudah melewati masa golden age. Kita masih bisa kok menumbuhkan kegemaran anak dalam membaca buku. Caranya bisa dibaca dalam artikel Tips Agar Anak Gemar Membaca Buku. Yuk, langsung baca dan praktikkan.

12 komentar

  1. Terima kasih sudah singgah.

    BalasHapus
  2. Bener banget, anak-anak yang suka baca buku biasanya emang jago ngomong dan pinter milih kata-kata. Nggak heran kalau mereka jadi lebih pede buat ngobrol sama siapa aja. Jadi inget cerita si adek kecil yang di awal, kayaknya dia juga jadi lebih lancar ngomong gara-gara sering baca, ya. Buku emang punya kekuatan ajaib buat nambah kosa kata dan bikin anak jadi makin cerdas.

    BalasHapus
  3. Orang tuanya bangga banget ya punya anak bisa membaca dengan baik dan lancar. Biasanya jadi lebih pintar untuk berdiskusi atau berpendapat. Ternyata banyak ya manfaat anak gemar membaca

    BalasHapus
  4. Kalau gemar membaca, membuat si kecil punya harapan dan cita², karena dia bisa menggambarkan sendiri ya mau jadi saat dewasa

    BalasHapus
  5. Klo anakku ini memang belum bisa membaca karena belum hafal huruf-huruf, tapi Dia suka menerka-nerka isi buku dan dibaca gitu sama Dia. Lucu Sih, tapi bagus juga karena bisa membuat dia berfikir kreatif

    BalasHapus
  6. Sepakat, terjadi di anak sulungku, dia mandiri cari informasi untuk menyelesaikan tugas sekolah atau penasaran dengan suatu hal, cari info dari buku yang ada di rumah, kalau mentok baru dia googling
    efek lainnya emaknya harus sedia budget untuk belanja buku, karena dia mesti minta beli buku baru hehehe

    BalasHapus
  7. Banyak sekali manfaat membaca buku ya. Makanya aku juga mengenalkan buku pada anak sedari kecil agar punya kecintaan terhadap buku. Bisa mengasah kreativitasnya dan menjadi bonding juga antara orang tua dan anak.

    BalasHapus
  8. Banyak sekali memang manfaat jika anak hobbi membaca buku. Namun tak dipungkiri bahwa tantangan saat ini adalah smartphone. Duh, kalau anak sudah megang hp susah sekali lepas.

    BalasHapus
  9. Paling terasa dari anak yang hobi membaca itu ya perkembangan kosakatanya. Jadi jauh lebih kaya. Bahkan bisa banget mengungkapkan perasaannya dengan banyaknya pilihan kata yang ia pahami. Seru sih baca itu.

    BalasHapus
  10. Seneng banget akutuh kalo ada anak yg doyan banget baca, sampe tulisan di belakang deterjen pun dibacanya, kayak anakku, wkwk.. Udah gitu, kreativitasnya juga tinggi, jadi asli sih anak gemar membaca tuh bikin orang tua jadi ikut bangga sama manfaat yang didapatinnya.

    BalasHapus
  11. Duluuuu Isya suka banget dibacain buku, tapi sekarang kok dia ngga mau yaa :(( Jadi mangkrak buku2 yang pernah kebeli dan ga ku preloved jaga2 kalo pengen baca lagi misalnyaa

    BalasHapus
  12. Banyak banget ya kak manfaat membaca. Namun skrg org tua jarang bgt yg ngasih contoh anak2 buat gemar membaca.

    Lbh enak dikasih gadget. Jd anak bs main sendiri tnp ngeributin ortunya. Mereka ga gh aja bahaya gadget buat anak2.

    Smg ortu zaman now mkn sadar utk segera mengajarkan anak membaca sejak dini. Biar jadi kebiasaan dan memberikan manfaat kpd anak.

    BalasHapus

Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Thanks.