Kegiatan Outdoor dalam Buku Cerita Anak


Buku cerita anak

Menulis cerita anak tak semudah anggapan banyak orang. Ah,bukunya kan tipis, tulisannya sedikit. 

Jenis picture book (picbook) malah sering hanya satu-dua baris per halaman. Gampanglah itu.

Jangan salah. Karena bukunya tipis, bukan berarti menulisnya sekejap mata. Di balik kalimat yang hanya satu-dua baris itu sering ada proses menulis yang berminggu-minggu serta ada setumpuk buku referensi dan artikel yang perlu dibaca.


Anak yang Hobi Membaca

Anak-anak yang suka membaca sering kali adalah anak yang betah tinggal di ruangan indoor dan minim aktivitas luar ruangan.

Penyebabnya banyak, sih, bukan semata-mata karena mager. Bisa jadi karena sakit yang membuatnya sulit berkegiatan di luar rumah, tidak ada teman sebaya, atau tidak ada fasilitas umum yang ramah anak di sekitar tempat tinggalnya.

Bagi anak-anak seperti ini, buku cerita yang membawa mereka keluar dari rutinitas akan sangat menyenangkan.

Alih-alih menjadikan tokoh novel anak sebagai sosok yang kutu buku dan yang sepanjang hari membaca buku di dalam rumah, kenapa tidak kita tulis cerita anak yang menampilkan aneka kegiatan outdoor?

Ragam Kegiatan Outdoor

Ada macam-macam kegiatan outdoor yang bisa dimasukkan sebagai bagian penting dalam cerita anak. 

Bagian penting ini maksudnya bukan sekadar tempelan, yang kalau kegiatan ini dihilangkan maka ceritanya pun akan berubah.

Berikut ini beberapa kegiatan luar ruang yang menarik untuk cerita anak:

  • Lari pagi berkeliling kompleks perumahan
  • Bersepeda bersama teman-teman
  • Jalan-jalan di pasar kaget atau di area car free day (CFD)
  • Berenang
  • Memancing ikan di kolam pemancingan, sungai, atau laut
  • Berkebun
  • Berkemah di halaman rumah
  • Bermain layang-layang dan mengejar layangan putus
  • Menggembala kambing
  • Piknik di taman kota
  • Perjalanan dengan kereta api, mobil travel, kapal laut, atau pesawat.
  • Ikut karnaval
  • Mencari buah-buahan liar di kaki bukit
  • Menginap di hotel di tepi danau

Ceritanya bisa jadi apa saja. Bisa jadi cerita petualangan, persahabatan, misteri, dan sebagainya.

Baca Juga: Apa Saja Kerja Penulis?

Kegiatan Outdoor dalam Cerita Anak

Menulis cerita anak
Buku adalah jendela dunia.

Menghadirkan cerita dengan kegiatan outdoor yang menarik tentu membutuhkan pengetahuan dan penguasaan materi.

Penulis bisa mendapatkan hal tersebut dengan mencoba dan mengalami sendiri yang akan diceritakan.

Bisa pula dengan menonton film dokumenter, berita, dan travel vlog. Bisa juga dengan membaca berbagai buku, artikel online, dan pengalaman personal di blog seperti Travel Blogger Medan.

Berikut ini beberapa alasan mengapa penulis cerita anak perlu menghadirkan outdoor activity dalam tulisannya.

1. Menemukan dunia baru

Menghadirkan tokoh cerita yang memiliki berbagai kegiatan luar ruang akan membuat anak-anak yang sehari-hari di rumah menemukan dunia baru.

Tidak semua anak memiliki kesempatan untuk secara langsung bepergian ke luar negeri, berlibur ke pantai, berkemah, dan sebagainya. Buku cerita dapat membawa mereka merasakan kegiatan tersebut.

2. Memancing anak untuk ikut bergerak

Membaca cerita tentang serunya kegiatan outdoor dapat menumbuhkan rasa penasaran dan keinginan untuk ikut melakukan kegiatan yang serupa.

Pada dasarnya, anak-anak memang punya kecenderungan untuk meniru, kan?

3. Menumbuhkan rasa ingin tahu

Rasa ingin tahu akan membuka jalan ke pengetahuan yang lebih luas. Akan tumbuh keinginan untuk mengeksplorasi dan mencari informasi lebih banyak lagi.

4. Menumbuhkan empati

Membaca buku cerita dengan berbagai tema dapat menumbuhkan rasa empati. Tidak hanya empati pada sesama manusia, tetapi juga pada alam sekitar.

Baca Juga: Remaja Menulis, Bikin Bangga

Penutup

Membaca bukan sekadar kegiatan yang menyenangkan. Membaca juga menjadi kunci untuk membuka jendela dunia dan menemukan berbagai hal baru yang tak kalah menyenangkan.

Dengan kemampuan merangkai kata dan imajinasi, penulis dapat menghadirkan cerita anak yang akan membuka lebar jendela dunia itu.

Jangan lupa baca juga artikel Bagaimana Menjadi Penulis,ya.

Tidak ada komentar

Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Thanks.