Rabu, 20 Juni 2018

Resensi The Ghost, Sang Penulis Bayangan

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

Blurb The Ghost

Adam Lang, mantan perdana menteri Inggris, menghadapi tuduhan kejahatan perang. Seorang penulis bayangan direkrut untuk membantunya menuliskan autobiografi yang menjadi satu-satunya cara membela diri di depan mata dunia.

Hanya saja, ketika sang “hantu” alias penulis bayangan mulai bekerja, dia menemukan terlalu banyak hal yang tidak sesuai: tentang awal karier politik Adam Lang, tentang kebijakan-kebijakan politiknya, tentang keterlibatan CIA.


Dan yang paling mengancam nyawanya: kematian tak wajar McAra, ajudan politik Adam Lang yang awalnya membantu penulisan memoar sang PM, yang melakukan riset menyeluruh terhadap masa lalunya, ditemukan tewas di pantai sunyi Martha’s Vineyard. Barangkali McAra mengetahui terlalu banyak rahasia-rahasia yang membawa kematiannya.

Ada Resensi

Novel ini MESTI dibaca oleh mereka yang pengen tahu tentang profesi penulis bayangan alias ghostwriter

Haha… itu rekomendasi ya, bukan review. Biarin deh, suka-suka saya. Biar nggak dijiplak sama dedek-dedek SMP SMA yang dapat tugas bikin resensi novel dari gurunya 😛

Novel ini, dari halaman awal sudah mengajak pembaca untuk masuk ke kehidupan seorang penulis bayangan. Tentang bayarannya yang bikin ngiler, tentang “kesediaannya hidup dalam bayangan”, hingga risiko yang mesti dihadapi (termasuk risiko kehilangan nyawa).

Perlu dibaca oleh mereka yang ingin menjadi ghostwriter karena malu menulis dengan nama sendiri. Agar tahu bahwa anggapan mereka itu salah besar.

Seorang penulis bayangan tak bisa menulis asal-asalan (apalagi dengan anggapan "kan nanti yang tercantum bukan namaku"). 

Seorang penulis bayangan punya tanggung jawab yang tak ringan. Penulis bayangan mesti bisa menyimpan rahasia kliennya. Artinya, kalo lu jenis manusia ember yang nggak bisa nyimpen rahasia, mendingan pilih kerjaan lain aja, deh. Gosah ngayal jadi penulis bayangan.

Keunikan Novel The Ghost

Bagi saya, keunikan novel The Ghost adalah quotes di setiap awal bab. Bukan sekadar quotes, tapi semuanya tentang ghostwriting. Ini seperti butiran berlian yang mesti dipungut dengan suka cita.


Resensi The Ghost, Sang Penulis Bayangan

 
Ada 17 bab dalam novel The Ghost. Itu berarti ada 17 quotes tentang ghostwriting. Ke-17 quotes ini dikutip oleh Robert Harris dari buku Ghostwriting: Writing Handbooks karya Andrew Crofts. Berikut kutipan-kutipan tersebut.

Bab 1. Halaman 11.
"Dari segala kelebihan menjadi penulis bayangan, salah satunya pastilah kesempatan bagi Anda untuk bertemu orang-orang yang menarik."

Bab 2. Halaman 26.
"Penulis bayangan yang hanya memiliki pengetahuan awam mengenai subjek akan dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin juga akan diajukan pembaca awam, dan oleh karenanya membuka  daya baca potensial buku tersebut kepada audiens yang lebih luas."

Bab 3. Halaman 41.
"Kalau Anda orang yang sangat pemalu atau kesulitan membawa orang lain masuk ke dalam suasana santai yang penuh kepercayaan, mungkin pekerjaan sebagai penulis bayangan bukan bidang yang tepat bagi Anda."

Bab 4. Halaman 58.
"Penulis bayangan juga mendapat tekanan dari pihak penerbit untuk menggali sesuatu yang kontroversial, yang dapat mereka gunakan untuk menjual hak penerbitan berseri dan menciptakan publikasi saat buku diluncurkan."

Bab 5. Halaman 76.
"Sangat penting bagi penulis bayangan untuk membuat subjek merasa nyaman sepenuhnya ketika mereka bersama."


Bab 6. Halaman 88.
"Seringkali, pada akhir proses riset, subjek memberitahuku bahwa mereka merasa seperti baru saja menjalani terapi."

Bab 7. Halaman 102.
"Seringkali, terutama jika Anda sedang membantu mereka menuliskan memoar atau autobiografi, sang penulis akan menangis ketika menceritakan kisah hidupnya. Tugas Anda dalam situasi seperti ini adalah memberikan tisu, tetap diam, dan tetap merekam."

Bab 8. Halaman 126.
"Para penulis kebanyakan adalah orang-orang yang sibuk dan sulit dipegang buntutnya; terkadang mereka temperamental. Karena itu, pihak penerbit mengandalkan penulis bayangan untuk membuat proses penerbitan berjalan semulus mungkin."

Bab 9. Halaman 146.
"Bagaimana kalau mereka berbohong? 'Bohong' mungkin kata yang terlalu keras. Kebanyakan dari kita merajut kenangan agar sesuai dengan citra diri yang ingin kita tunjukkan pada dunia."

Bab 10. Halaman 162.
"Menuliskan buku untuk seseorang tanpa melakukan apa pun selain mendengarkan cerita mereka, bukanlah sesuatu yang mustahil; tetapi riset tambahan seringkali membantu menyediakan  materi dan gagasan deskriptif yang lebih lengkap."

Bab 11. Halaman 177.
"Ada kalanya subjek memberitahukan sesuatu yang berlawanan dengan hal lain yang pernah mereka katakan, atau yang telah diketahui si penulis bayangan. Bila hal yang demikian terjadi, sangat penting untuk menyatakan hal itu dengan segera."

Bab 12. Halaman 199.
"Buku tersebut bukan landasan bagi penulis bayangan untuk menyiarkan pandangan mereka mengenai apa pun juga."

Bab 13. Halaman 215.
"Karena aku sangat antusias dengan profesi penulis bayangan, barangkali aku telah memberikan kesan bahwa pekerjaan ini mudah. Bila demikian, aku harus membatasi kata-kataku dengan peringatan."

Bab 14. Halaman 239.
"Pekerjaan penulis bayangan itu setengahnya adalah mencari tahu tentang orang lain."

 
Resensi The Ghost, Sang Penulis Bayangan
Bab 14.

Bab 15. Halaman 262.
"Pengarang membutuhkan penulis bayangan yang tidak akan mengonfrontasi mereka, tapi mendengarkan apa yang mereka katakan dan memahami mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan."

Bab 16. Halaman 289.
"Kalau Anda merasa sedikit saja kecewa karena nama Anda tidak tercantum di buku atau di daftar undangan peluncuran buku, maka Anda akan mengalami saat-saat penuh penderitaan selama menjadi penulis bayangan."

Bab 17. Halaman 314.
“'Hantu' tidak pantas mengharapkan kejayaan."

The Ghost adalah Sebuah Novel

Dengan 17 quotes tentang ghostwriting, The Ghost tetaplah sebuah novel. Bukan sebuah buku panduan, bukan pula sebuah memoar. Semua unsur pembentuk novel ada di dalamnya. Ada tokohnya, ada seting, ada alur, ada konflik yang terus meningkat, ada penyelesaian konfliknya.  

Menggunakan sudut pandang (point of view – POV) orang pertama, The Ghost cukup banyak menggali pemikiran dan gejolak batin si penulis bayangan. 

Oya, karena Adam Lang (klien si penulis bayangan) ini adalah mantan Perdana Menteri Inggris yang terbelit masalah terorisme, di sana-sini ada narasi berbau politik.

Lalu, siapa Robert Harris si pengarang novel ini?

Mengutip biodata di The Ghost, Robert Harris adalah penulis laris dari Inggris. Hasil karyanya telah diterjemahkan ke dalam 37 bahasa. Lahir di Nottingham pada tahun 1957. 

Harris lulus dari Cambridge, kemudian bekerja sebagai wartawan BBC, menjadi editor politik Observer, serta kolumnis di Sunday Times dan Daily Telegraph. Tahun 2003 dia dianugerahi penghargaan Columnist of The Year dari British Press Award.

FYI, tahun 2010 novel The Ghost ini diangkat ke layar lebar dengan judul The Ghostwriter. Dibintangi oleh Ewan McGregor (sebagai si penulis bayangan) dan mantan saya Pierce Brosnan (sebagai Adam Lang), serta disutradarai oleh Roman Polanski.

Resensi The Ghost, Sang Penulis Bayangan
 

Identitas Buku

Judul: The Ghost
Pengarang: Robert Harris
Penerjemah: Siska Yuanita
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun 2008.
Tebal: 318 halaman
ISBN: 978-979-22-4134-1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Thanks.