9 Kegiatan Literasi untuk Orang Berusia 50 Tahun ke Atas


Kegiatan literasi untuk usia 50 tahun ke atas

Literasi adalah hak semua orang tanpa memandang usia. Termasuk hak mereka yang memasuki usia setengah abad. Namun, kegiatan literasi untuk usia 50 tahun ke atas agaknya kurang mendapat perhatian.

Kegiatan literasi lebih sering ditujukan pada anak-anak muda, terutama anak-anak sekolah dan anak kuliahan.

Ironisnya, setelah lulus sekolah atau lulus kuliah, kegiatan berliterasi dianggap sudah selesai. Apalagi jika sudah menikah, punya anak, atau bekerja.


Cakupan Literasi

Kita sering menganggap literasi terbatas pada aktivitas membaca. Tidak salah, sih, tetapi sebenarnya literasi lebih luas dari sekadar kegiatan membaca.

Dalam Gerakan Literasi Nasional yang dicanangkan pemerintah, ada enam jenis literasi dasar yang perlu dikuasai, yaitu:

  1. Literasi baca tulis
  2. Literasi numerasi
  3. Literas sains
  4. Literasi digital
  5. Literasi finansial
  6. Literasi budaya dan kewarganegaraan

Kalau literasi membaca buku paling banyak mendapat sorotan, termasuk di blog Ada Resensi ini, tak lain karena membaca merupakan dasarnya.

Dengan kemampuan membaca dan memahami informasi tertulis, kemampuan literasi lainnya dapat lebih mudah dipelajari dan ditingkatkan.


Kegiatan Literasi Untuk Usia 50 Tahun ke Atas

Literasi adalah kebiasaan belajar dan memahami informasi yang dapat dilakukan sepanjang hidup. Literasi adalah kegiatan belajar sepanjang hayat, bukan hanya ketika masih berstatus sebagai anak sekolahan.

Berikut ini beberapa kegiatan literasi untuk orang usia 50 tahun ke atas.

1. Membaca buku, koran, atau majalah

Jika dulu kesibukan kerja atau mengurus anak membuat tak punya banyak waktu untuk membaca, sekarang saatnya untuk membaca sebanyak mungkin. Baik itu membaca buku, koran, atau majalah.

Ketika muda suka berbelanja buku atau memborong buku diskon di berbagai event? Ini waktunya untuk menuntaskan tumpukan buku yang sudah bertahun-tahun menjadi TBR (to be read).

Tak ada batasan membaca buku jenis apa. Membaca buku fiksi dan nonfiksi sama-sama bermanfaat. Ada Resensi pernah menulis artikel tentang Manfaat Membaca Buku Fiksi lho.


2. Mendengarkan audiobook

Kemajuan teknologi membuat menikmati buku dapat dilakukan melalui audiobook.

Kegiatan ini cocok dilakukan ketika sedang dalam perjalanan, mata cepat lelah jika membaca terlalu lama, sedang ingin rebahan santai, atau mencari pengalaman baru dalam menikmati isi buku.

Baca Juga: 10 Platform Membaca Buku Digital Favorit

3. Menulis buku

Belajar di usia 50 tahun
Kegiatan positif untuk usia 50 tahun ke atas.

Menulis buku fiksi atau nonfiksi juga dapat menjadi pilihan kegiatan untuk mengisi waktu luang setelah pensiun.

Di usia 50 tahun ke atas, pasti sudah banyak pengalaman hidup yang dapat ditulis.

Belum pernah menulis buku?

Jika sebelumnya suka membaca buku, tentu sudah memiliki gambaran tentang isi dan struktur buku. Teknis menulis pun bisa dipelajari.

Baca Juga: 10 Artis yang Gemar Membaca dan Hobi Menulis

4. Menulis jurnal (journaling)

Menulis jurnal juga menjadi kegiatan literasi yang dapat dipilih. Dalam kegiatan ini, berbagai hal bisa ditulis. Misalnya kegiatan sehari-hari, to do list, renungan, dan kalimat-kalimat inspiratif dari buku yang dibaca.

Buku jurnal juga dapat dihias dengan ilustrasi dan doodle buatan sendiri, atau menggunakan berbagai pernak-pernik seperti stiker, washi tape, hingga tiket masuk ke tempat wisata.


5. Menulis blog

Menulis blog menjadi semacam jalan tengah dari menulis buku dan menulis jurnal.

Mengelola blog sendiri berarti bebas menulis apa saja. Dari tema yang serius dan struktur penulisan yang rapi seperti buku dan artikel koran, hingga menulis pengalaman ringan sehari-hari.

Menjadi blogger lolita alias lolos (usia) lima puluh tahun di tengah belantara blogger muda bukanlah hal yang aneh. Pengetahuan plus pengalaman hidup yang sudah puluhan tahun menjadi daya tarik tersendiri.


6. Belajar literasi digital

Di era teknologi digital ada di semua aspek kehidupan, belajar literasi digital menjadi hal yang perlu dilakukan.

Rupa-rupa kegiatan belajar digital seperti:

  • Belajar mengoperasikan laptop dan ponsel.
  • Mencari informasi di internet.
  • Menyaring informasi dan berpikir kritis agar tidak menjadi korban hoax atau bahkan ikut-ikutan menjadi penyebar berita hoax.
  • Melindungi data pribadi dan keamanan akun agar tidak menjadi korban kejahatan online.
  • Etika dan sopan santun online, agar tidak ikut-ikutan melakukan cyber bullying.
  • Menghargai hasil karya dan hak cipta orang lain.

7. Belajar keterampilan baru melalui buku atau internet

Belajar berkebun dari buku dan internet
Berkebun sebagai alternatif kegiatan yang menyenangkan.

Buku dan akses internet memungkinkan siapa pun, di mana pun, usia berapa pun untuk belajar keterampilan baru apa pun yang mereka inginkan.

Sebut saja misalnya belajar menulis, memasak, kerajinan tangan, menyulam, berkebun, hingga coding.


8. Belajar literasi keuangan

Tak ada kata terlambat untuk belajar literasi keuangan. Keterampilan mengelola uang pensiun, misalnya, sangat perlu dimiliki.

Pensiunan sering dibujuk untuk berinvestasi atau menanamkan modal dalam sebuah bisnis. Tanpa pengetahuan yang cukup, bisa-bisa uang pensiun habis dalam investasi bodong atau bisnis abal-abal.

9. Mempelajari aplikasi baru

Mempelajari aplikasi baru seperti Canva, Capcut, Lightroom, Ibis Paint X, dan Sketchbook, juga menjadi kegiatan bermanfaat di usia 50 tahun..Dari aplikasi-aplikasi tersebut bisa saja muncul hobi baru yang menyenangkan.

Aplikasi Canva, misalnya. Aplikasi ini sangat membantu untuk membuat konten media sosial, mengedit foto, hingga membuat doodle dan ilustrasi.

Ilustrasi Canva ada yang bisa diakses gratis, ada pula yang berbayar. Jika berbayar tentu saja lebih banyak pilihan dan tools yang bisa digunakan untuk menghasilkan sebuah karya.


Penutup

Tidak ada kata terlalu muda atau terlalu tua untuk berliterasi. Aktivitas literasi tidak berhenti ketika selesai sekolah, ketika menjadi ibu, atau ketika memasuki masa pensiun.

Beragam kegiatan literasi untuk usia 50 tahun ke atas seperti membaca, menulis, dan mempelajari keterampilan baru dari internet akan menjadi aktivitas yang menyenangkan.

Suka dengan artikel Ada Resensi ini? Bagikan pada keluarga dan kenalanmu yang sedang mencari kegiatan positif untuk usia 50 tahun ke atas, ya.

Untukmu yang senang membaca dan mencari peluang baru, artikel Ini Pekerjaan untuk Kamu yang Hobi Membaca Buku cocok untukmu.

Tidak ada komentar

Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Thanks.